Cara benar menggunakan alat bantu seks

Cara benar menggunakan alat bantu seks

Cara benar menggunakan alat bantu seks

Alat bantu seks atau biasa disebut sex toys saat ini sering digunakan untuk membantu atau menambah sensasi dalam melakukan hubungan percintaan dengan pasangan.

Ragam alat bantu seks secara umum dapat dibagi menjadi dua kelompok. Alat yang aktif dan pasif. Di kalangan industri, alat yang aktif disebut vibrator (bergetar) dan yang pasif dinamai dildo (tanpa getar).

Vibrator digerakkan dengan tenaga listrik dan baterai atau aliran listrik rumah. Bentuknya beragam. Untuk perempuan mulai dari replika penis, batangan lonjong, bulat telur atau seperti bentuk hewan tertentu. Dengan getaran lembutnya, alat-alat jenis vibrator biasanya digunakan untuk merangsang bagian-bagian tubuh tertentu sesuai dengan sensitivitas masing-masing pemakainya.

Terutama dildo yang umumnya digunakan dengan cara dimasukkan ke dalam vagina atau anus bisa digunakan sendiri atau dengan bantuan pasangan. Kebanyakan berbentuk replika penis atau bulatan lonjong. Vibrator berbentuk replika penis yang sedang tidak dinyalakan juga dapat digunakan sebagai dildo.

Pengunaan alat bantu seks aman aman saja dan tidak ada resiko cedera jika selama penggunaan alat bantu seks itu di gunakan secara normal dan sewajarnya, bahkan pengunaan seks toy disarankan oleh dokter.

Selama alat bantu seks itu terbuat dari bahan yang aman, bersih dan digunakan dengan cara benar seharusnya tidak masalah.

Yang tidak aman adalah menggunakan alat bantu seks yang tidak disarankan seperti buah-buahan, botol, sikat gigi atau alat-alat yang lain yang biasa di jumpai di film film biru, oleh karena itu bijak dalam memilih dan menggunakan alat bantu seks tersebut.

Cara menggunakan alat bantu seksual dengan benar:

  • Jangan berbagi seks toys dengan orang lain
  • Balut alat bantu seks, misalnya vibrator, dengan kondom jika dipakai oleh orang lain.
  • Mencuci sex toys sebelum dan sesudah digunakan.
  • Bila pemakaian sex toys akan berpindah dari satu area ke area tubuh lain, pencucian juga harus dilakukan.
  • Periksa tiap lipatan atau lekukan sex toys Anda agar tidak menjadi sarang kuman. Goresan pada permukaan sex toys juga dapat menjadi sarang kuman.

Pemakaian sex toys terlalu sering bisa memicu timbulnya masalah psikis, salah satunya adalah ketagihan. Jika Anda sudah berkeluarga, hal ini bisa mengancam keharmonisan hubungan dengan pasangan. Pasalnya, saat efek dan sensasi pemakaian sex toys melebihi kepuasan berhubungan seksual langsung dengan pasangan, dikhawatirkan Anda justru akan lebih sering memuaskan diri dengan alat bantu seks yang satu ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *