Sexting atau Pesan Seksual yang Bermanfaat

Sexting, atau berpesan seksual lewat ponsel yang mungkin belum terlalu lumrah dilakukan pasangan suami istri di kalangan kita. Namun aktivitas ‘nakal’ ini dapat membantu kehidupan seksual Anda dan pasangan jadi lebih menyenangkan.

Bahkan hasil polling terbaru yang dilakukan para peneliti dari departemen psikologi Drexel University, Philadelphia menunjukkan, 75% pasutri mengakui bahwa “sexting” memberi banyak keuntungan dan manfaat bagi seksualitas mereka. Yuk Simak..

1. Menstimulasi Otak Sebelum Sesi Bercinta yang Sebenarnya

Hasil studi yang dipublikasikan dalam Journal of Economic Behavior & Organization mengungkapkan bahwa kualitas seks dalam hubungan pernikahan jauh lebih penting ketimbang seberapa sering pasangan bercinta. Salah satu faktor yang paling penting untuk mendapatkan seks berkualitas adalah antisipasi. Apa maksudnya?

Secara umum, antipisasi berarti memperhitungkan atau membayangkan kemungkinan yang belum terjadi sehingga saat berhadapan dengan situasi sebenarnya kita jadi lebih siap. Begitu juga yang terjadi jika pasutri melakukan sexting. Ketika sexting, Anda dan suami jadi membayangkan hal-hal sensual dan membuat tubuh melepaskan hormon yang memicu rasa senang dan bahagia. Hingga akhirnya bertemu secara fisik, sesi bercinta pun jadi lebih ‘panas’.

2. Semakin Terhubung Dengan Intim

Kebiasaan sexting ini, harus hanya Anda dan suami yang tahu. Dan hanya kalian berdua yang menikmati perasaan chat atau SMS bernada nakal dan saling berkirim foto seksi. Dengan begitu, Anda jadi merasa lebih istimewa dan terkoneksi secara emosional dengan pasangan.

Satu hal perlu diketahui saat Anda dan suami ingin mencoba sexting. Biasanya mungkin akan merasa canggung dan malu. Belum lagi khawatir kalau-kalau percakapan seks yang intens tersebut bocor ke orang lain. Langkah pertama, pastikan Anda mematikan mode upload otomatis yang menghubungkan memori telepon dengan ruang penyimpanan online di internet. Hal ini untuk mencegah rahasia pribadi Anda terbaca pihak lain.

Selain itu diskusikan bersama pasangan. Buatlah batasan sexting seperti apa yang bisa diterima oleh masing-masing pihak. Hindari perkataan yang mengarah pada pelecehan seksual atau sensualitas berlebihan yang bisa membuat salah satu pihak tidak nyaman, meskipun itu dengan istri atau suami sendiri. Apabila setelah beberapa kali dicoba Anda atau suami masih merasa tidak nyaman, mungkin sexting memang tidak cocok untuk kalian berdua.

3. Membuat Pernnikahan Menjadi Hubungan yang Menyenangkan

Saling berkirim pesan ‘nakal’ akan membawa Anda bersama suami kembali ke masa-masa pacaran, atau ketika pertamakali berkencan. Saat menggoda suami, tubuh akan mengeluarkan hormon-hormon positif yang membuat Anda maupun pasangan merasa lebih muda, bersemangat dan berenergi.

Efek sexting bisa lebih terasa pada pasangan yang menjalani pernikahan jarak jauh karena rasa penasaran untuk bertemu semakin besar seiring berjalannya waktu. Sehingga ketika akhirnya bertemu, romantisme dan gairah seksual lebih tinggi dan membawa pada pengalaman seks yang lebih menggairahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *