Tanda Wanita Sedang Mengalami Orgasme

Tanda Wanita Sedang Mengalami Orgasme

Tanda Wanita Sedang Mengalami Orgasme

Orgasme wanita jauh lebih kompleks dibandingkan orgasme pria. Tidak seperti orgasme dan ejakulasi pada pria yang tidak membutuhkan banyak usaha, wanita memerlukan banyak stimulus untuk menjaga mood saat berhubungan intim hingga berhasil mencapai orgasme.

Akan tetapi, pria dan wanita sama-sama memiliki kesamaan, yakni sama-sama mengeluarkan tanda atau ciri-ciri tertentu ketika berhasil mencapai orgasme. Jika jeli, ciri-ciri tersebut umumnya cukup jelas untuk disadari oleh pasangan mereka. Berikut ini adalah beberapa ciri orgasme wanita yang dapat terlihat secara jelas.

Pada wanita lubrikasi yang membuat vagina basah merupakan tanda wanita terangsang dan siap bersenggama. Namun jika orgasme, wanita mengalami vagina spasm, di mana penis akan merasakan tekanan dengan ritmik seperti diremas dan dilepaskan beberapa kali,” jelas Zoya Amirin, M.Psi, psikolog seksual dan pengajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat UI.

Perubahan Mata
Ciri orgasme wanita yang pertama adalah perubahan pada mata. Perubahan di sini bukanlah perubahan bentuk mata, melainkan tatapan yang tidak fokus. Selama berhubungan intim, wanita dapat memberikan tatapan yang dalam kepada pasangannya. Namun, ketika ia mencapai orgasme, tatapan mata yang fokus akan menjadi tidak fokus untuk beberapa saat.

Perubahan Warna Kulit
Tanda wanita orgasme juga dapat dilihat dari perubahan warna kulitnya. Saat mencapai orgasme, kulit wanita akan terlihat kemerahan akibat aliran darah yang terus terpompa selama melakukan hubungan intim. Meskipun tidak selalu terjadi, perubahan warna kulit wanita sesaat setelah bercinta menandakan bahwa pasangannya telah berhasil memuaskannya.

Tubuh yang Tegang
Perubahan pada wanita saat mencapai orgasme juga tampak melalui tubuh yang tegang dan gemetar. Perubahan pada tubuh ini terjadi akibat kontraksi pada otot-otot di tubuh, khususnya di area pinggul dan bawah perut.

Jika wanita merasakan sekujur tubuhnya gemetar saat orgasme, atau bahkan dalam waktu lama setelah orgasme, dapat dipastikan bawah ia mengalami full body orgasm, atau orgasme yang menjalar di sekujur tubuh. Selain kontraksi pada area pinggul dan bawah perut, kontraksi otot juga dapat terlihat melalui perubahan ekspresi pada wajah atau jari-jemari yang menegang.

Perubahan Pernapasan
Saat mencapai orgasme, wanita akan mengalami perubahan pada pernapasan dan tubuh mereka. Jika Anda berpikir orgasme wanita membuat napasnya lebih rileks dan teratur, you might be wrong.

Wanita yang orgasme bernapas lebih cepat dengan ritme pendek-pendek dari biasanya, hampir mirip dengan napas yang dikeluarkan saat berolahraga. Jadi, jika wanita cenderung bernapas normal dan tidak mengalami perubahan napas saat berhubungan intim, kecil kemungkinan ia merasakan orgasme.

Kontraksi Pada Dinding Vagina
Pria dan wanita sama-sama merasakan perubahan pada alat vital mereka saat akan mencapai orgasme. Jika pria merasakan Mr.P-nya menegang dan padat saat akan orgasme, wanita akan merasakan adanya kontraksi pada dinding vagina.

Hal ini ditandai dengan vagina yang menyempit beberapa saat sebelum kontraksi terjadi. Setelah kontraksi terjadi, wanita akan merasa lebih rileks, sama halnya dengan pria yang merasa lemas setelah berhasil orgasme dan berejakulasi.

Desahan dan Jeritan
Tidak sedikit wanita yang mengeluarkan suara seperti desahan atau jeritan tertahan saat mencapai orgasme. Namun, tak jarang juga wanita tetap mengeluarkan suara desahan atau jeritan tertahan, bahkan saat mereka tidak mencapai orgasme.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *